Menurut The American Academy of Pediatrics (AAP) menemukan bahwa manfaat kesehatan dari sunat pada laki-laki yang baru lahir akan lebih besar daripada risiko yang ditimbulkan. Prosedur sunat juga dapat direkomendasikan untuk anak laki-laki yang lebih tua maupun untuk mengobati beberapa jenis gangguan kesehatan kelamin tertentu. Brikut ini beberapa manfaat dari sunat atau khitan, diantaranya aadalah :
1. Untuk menjaga kebersihan diri
Dengan melakukan sunat, akan lebih mudah bagi seorang pria untuk membersihkan alat kelaminnya (penis), sehingga lebih higienis dan memudahkan perawatan di masa tua nantinya.
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa kebersihan penis yang baik dapat membantu mencegah masalah-masalah tertentu pada bagian tersebut, seperti infeksi dan pembengkakan.
2. Dapat menurunkan resiko Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Meskipun resiko terjadinya gangguan Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada pria lebih rendah daripada pada wanita, namun hal ini harus selalu diwaspadai. Seorang pria yang belum disunat memiliki resiko terjangkit ISK yang nantinya jika infeksi telah parah dapat menyebabkan masalah pada ginjal.
3. Menurunkan resiko infeksi gangguan seksual yang menular
Laki-laki yang telah disunat memiliki risiko yang lebih rendah untuk terjangkit infeksi gangguan seksual menular, termasuk HIV, maupun herpes genital. Namun, praktek seksual yang aman tetap penting untuk dilakukan.
Selai itu, sunat juga dapat mengurangi risiko pasangan perempuan untuk mengembangkan beberapa jenis infeksi seksual menular, seperti kanker serviks, vaginosis bakteri dan trikomoniasis.
4. Mencegah terjadinya masalah pada penis
Terkadang, bagian kulup yang menutupi glans penis yang belum disunat mengalami gangguan seperti sulit atau tidak bisa tertarik kebelakang (fimosis), sehingga hal ini dapat mengakibatkan peradangan pada kulup atau bagian kepala penis. Selain itu, sunat juga dapat menghindarkan seorang pria dari resiko terjangkitnya balanitis (peradangan glans) dan balanoposthitis (radang kelenjar dan kulup).
5. Dapat menurunkan resiko kanker penis
Meskipun kanker penis sangat jarang terjadi, namun gangguan ini bisa saja menimpa lelaki yang belum disunat.
6. Menambah kenikmatan seksual
Kegiatan sunat tidak akan mempengaruhi masalah kesuburan seorang pria, justru hal tersebut dapat meningkatkan kenikmatan seksual bagi seorang pria maupun bagi pasangannya.
Penis yang tidak disunat akan lebih sensitif dari penis yang disunat. Hal ini berarti bahwa pria yang disunat akan lebih merasakan kenikmatan pada saat melakukan hubungan seksual.
1. Untuk menjaga kebersihan diri
Dengan melakukan sunat, akan lebih mudah bagi seorang pria untuk membersihkan alat kelaminnya (penis), sehingga lebih higienis dan memudahkan perawatan di masa tua nantinya.
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa kebersihan penis yang baik dapat membantu mencegah masalah-masalah tertentu pada bagian tersebut, seperti infeksi dan pembengkakan.
2. Dapat menurunkan resiko Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Meskipun resiko terjadinya gangguan Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada pria lebih rendah daripada pada wanita, namun hal ini harus selalu diwaspadai. Seorang pria yang belum disunat memiliki resiko terjangkit ISK yang nantinya jika infeksi telah parah dapat menyebabkan masalah pada ginjal.
3. Menurunkan resiko infeksi gangguan seksual yang menular
Laki-laki yang telah disunat memiliki risiko yang lebih rendah untuk terjangkit infeksi gangguan seksual menular, termasuk HIV, maupun herpes genital. Namun, praktek seksual yang aman tetap penting untuk dilakukan.
Selai itu, sunat juga dapat mengurangi risiko pasangan perempuan untuk mengembangkan beberapa jenis infeksi seksual menular, seperti kanker serviks, vaginosis bakteri dan trikomoniasis.
4. Mencegah terjadinya masalah pada penis
Terkadang, bagian kulup yang menutupi glans penis yang belum disunat mengalami gangguan seperti sulit atau tidak bisa tertarik kebelakang (fimosis), sehingga hal ini dapat mengakibatkan peradangan pada kulup atau bagian kepala penis. Selain itu, sunat juga dapat menghindarkan seorang pria dari resiko terjangkitnya balanitis (peradangan glans) dan balanoposthitis (radang kelenjar dan kulup).
5. Dapat menurunkan resiko kanker penis
Meskipun kanker penis sangat jarang terjadi, namun gangguan ini bisa saja menimpa lelaki yang belum disunat.
6. Menambah kenikmatan seksual
Kegiatan sunat tidak akan mempengaruhi masalah kesuburan seorang pria, justru hal tersebut dapat meningkatkan kenikmatan seksual bagi seorang pria maupun bagi pasangannya.
Penis yang tidak disunat akan lebih sensitif dari penis yang disunat. Hal ini berarti bahwa pria yang disunat akan lebih merasakan kenikmatan pada saat melakukan hubungan seksual.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar